Minggu, 28 Februari 2016

Drama Si Muka Dua

 DRAMA SI MUKA DUA

Kali ini aku akan bercerita mengenai “muka dua”. Di depan sang majikan ia seperti orang terbaik yang pernah ada, orang yang selalu ingin memperbaiki diri. Akan tetapi di belakang sang majikan ? who know’s, ternyata ia adalah orang terburuk yang pernah ada. Aku benci orang seperti itu, amat sangat benci. Ada beberapa orang yang seprti itu di sini dan sialnya akulah yang menjadi penonton akan semua drama itu. Aku hanya diam mengamati dan menebak-nebak apa akhir dari drama itu. Sejauh yang aku tonton, sang majikan masih belum tahu bahkan terkesan sangat percaya dengan si muka dua. Sebenarnya aku bosan, namun sayang aku diharuskan menonton drama itu. Karena ini bukanlah sekedar drama yang bisa diskip ketika sang penonton bosan. Ini adalah drama kehidupan di depan mata, yang apabila aku tak ingin menontonnya maka aku harus menutup mata. Padahal aku tak bisa apa-apa ketika mata tertutup, sungguh sangat disayangkan.

Selasa, 02 Juni 2015

Video Kel.3



Kelompok 3                 :
Pembuat naskah           : Febrina Chaerani
Editor                           : Anifatul Mushlikhah
Kameramen                  : 1. Febrina Chaerani
  2. Lya Herdia Ningtyas
Pemeran                       : Anifatul Mushlikhah sebagai Ani
  Lya Herdia Ningtyas sebagai Lia
              Nur Lailah Udin sebagai Ilha
  Febrina Chaerani sebagai Febri





DRAKOR DENGAN DUNIA PENDIDIKAN ?

Perpustakaan Universitas Muhammdiyah Yogyakarta tampak sepi. Entah karena para mahasiswa sedang mengikuti mata kuliah masing-masing, atau memang mereka tengah malas untuk sekedar menjenguk buku-buku usang di rak-rak perpustakaan yang menjulang tinggi. Meskipun sepi, bukan berarti tidak ada sama sekali mahasiswa yang berkunjung. Di salah satu sudut perpustakaan tampak seorang mahasiswi tengah sibuk dengan laptop di hadapannya ditemani buku-buku yang menggunung di sampingnya.
Apa yang sedang ia lakukan ? Mengerjakan tugas ? jawabannya tidak. Lalu, praktik SPSS ? apalagi itu, tentu saja tidak. Jadi.......

Senin, 27 April 2015

Tips Mengatasi Bosan & Lelah Saat Menunggu

Assalamu'alaikum, salam sejahtera untuk kita semua..
Kawan-kawan tahu, hal yang paling melelahkan dan membosankan adalah "menunggu". Menunggu apapun itu, yang namanya menunggu ya tetap menunggu. Artinya apapun yang kita tunggu walaupun hal itu adalah yang terpenting sekalipun, tentunya akan membosankan dan juga melelahkan.
Apakah kalian tahu tips supaya kita tidak merasa bosan dan lelah saat menunggu ?

Analisis Jurnal 2


  1. Judul : TOTAL QUALITY SCHOOL CHARACTERISTICS: STUDIES IN PRIVATE AND STATE ELEMENTARY SCHOOLS
  2. Penulis : Supramono

Analisis Jurnal 1


  1. Judul : KONTRIBUSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN SISTEM INFORMASIKEPEGAWAIAN TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU
  2. Penulis  : Atep Yogaswara 

Selasa, 21 April 2015

Ilmu Tafsir



BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia di segala zaman dan seantero dunia, maka sudah barang tentu isi Al-Qur’an tersebut harus dipahami dan diamalkan, demi mencapai tingkat dan kualitas ibadah yang baik dan mendapat ridha Allah.[1] Untuk tujuan inilah, kajian tafsir Al-Qur’an sangat dibutuhkan guna mengetahui maksud firman-firman Allah baik itu berupa perintah maupun larangan yang telah Ia tetapkan bagi hamba-Nya, dan untuk menemukan serta memahami petunjuk Allah di bidang aqidah, akhlak, dan ibadah.
Dalam makalah ini, penulis akan membahas berbagai aspek mengenai tafsir. Seperti definisi dari tafsir baik secara etimologis dan terminologis. Kemudian, sejarah perkembangan ilmu tafsir yang dimulai dari zaman Nabi, Sahabat, dan Tabi’in hingga sekarang ini. Selain itu, juga akan dibahas mengenai bentuk dan metode tafsir, perbedaan antara tafsir dan ta’wil, serta manfaat dari tafsir dan ilmu tafsir.Hal-hal tersebut diatas akan dibahas di dalam makalah ini secara ringkas dan berdasarkan sumber-sumber yang ada.


Manajemen Pendidikan Islam



Manajemen Pendidikan Islam

1.    Manajemen Pendidikan Islam menurut Ramayulis dan Hasan Langgulung
·      Manajemen Pendidikan Islam menurut Ramayulis
Menurut Ramayulis Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, mengimani bertakwa berakhlak mulia, mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci Al-Qur’an dan Al-Hadis melalui kegiatan bimbingan pengajaran latihan serta penggunaan pengalaman.
Ramayulis menyatakan bahwa pengertian manajemen adalah al-tadbir (pengaturan). Kata ini merupakan derivasi dari kata dabbara (mengatur) yang banyak terdapat dalam Al Qur’an seperti firman Allah SWT :
Artinya : Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu (Al Sajdah : 05).
Dengan demikian maka yang disebut dengan manajemen pendidikan Islam sebagaimana dinyatakan Ramayulis adalah proses pemanfaatan semua sumber daya yang dimiliki (umat Islam, lembaga pendidikan atau lainnya) baik perangkat keras maupun lunak. Pemanfaatan tersebut dilakukan melalui kerjasama dengan orang lain secara efektif, efisien, dan produktif untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan baik di dunia maupun di akhirat.